Showing posts with label event. Show all posts
Showing posts with label event. Show all posts

Thursday, 17 May 2012

Great Memories

Carnaval Night Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara,

Ini adalah acara Fikom terakhir yang gue datangin sebagai Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara.
Mungkin, lain kali bisa datang lagi tapi sudah selaku Alumni.

Sebenarnya kami aga "salah kostum" karena ternyata yang lain yang datang memakai baju ala mau clubbing, sedangkan kami datang memakai baju ala mau sirkus.. hehehehe..

Walaupun salah kostum, datang bersama sahabat adalah sebuah kenangan yang indah. Dengan salah kostum kita bisa tertawa hingga puas, mengomentari kostum- kostum, ajaib lainnya.

Yes, we have great memories that night. And i wanna make another great memories with them. 
















Tuesday, 7 February 2012

Diving Pertama dan Camera Underwater

Gue belum pernah diving seumur hidup gue. 


Walaupun dulu gue buka travel agent untuk ke Tidung, dan salah satu paketnya snorkeling. Toh kenyataanya gue juga nggak pernah merasakan snorkeling. Kalau berenang sih udah jadi makanan sehari- hari gue dari Sekolah Dasar.

Tanggal 8 Januari 2012 lalu, gue diajakin temen gue untuk nyobain scuba diving didaerah senayan.

Sebenernya gue juga bingung pas di bilang di daerah senayan? Pertanyaan yang timbul langsung emang ada tempat diving? Ternyata, emang ada tempat diving dan banyak orang diving di sana. Jelas hanya untuk latihan atau pemanasan sebelum nantinya akan diving di laut lepas.

Kolam di senayan (sepenglihatan gue) ada 3 macam.
Yang pertama, kolam yang gue buat latihan (sekitar 3 meter).
Yang kedua, kolam yang buat orang- orang latihan (hingga 5 meter).
Yang ketiga, kolam buat latihan renang biasa. Soalnya nggak terlalu dalem, dan ada jalur untuk renang.

Trial scuba diving yang gue coba ini termasuk program baru dari mereka.
Ini si lebih ke arah marketing supaya banyak yang mau ambil lisensi diving sih, sebenarnya (kalau berminat boleh langsung aja dateng ke senayan. Di daerah kolam renangnya, disitu ada officenya langsung. Silahkan tanya- tanya sendiri).

Pertama yang ditanyakan adalah, "bisa berenang atau nggak?"
Kebetulan gue, adek gue, dan 2 orang temen gue bisa semua. Jadi kita mengangguk dengan mantap.
Gue nggak nanya si buat yang nggak bisa berenang gimana. Tapi kayana si buat yang nggak bisa berenang, jangan putus asa dulu deh kayana. Logikanya, kan diving itu tenggelam yah, jadi nggak perlu menguasai dasar berenang yaitu mengambang kan yah? *sok tahu*

Kedua yang ditanyakan dan sangat ditekankan oleh mereka adalah "punya sakit apa? atau pobia apa? atau alergi apa?" Ini tentu untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan. Karena kalau misanya kita punya sakit tertentu pasti berimbas terhadap standard keselamatan yang mereka terapkan.

Selanjutnya, gue udah lupa urutannya. Yang jelas kita dapet teori dasar akan penyelaman. Kemudian pengenalan alat- alat. Latian pemakaian alat- alat. Baru selanjutnya pemasanasan. Snorkeling. Baru latihan diving.


Dari awal, instruktur gue udah bilang. "JANGAN LUPA BERNAFAS!"


Dan saat lu berada di dalam air, Memakai alat pernafasan dari selang- selang. 
Mungkin kepanikan yang gue rasain ini wajar. "GUE LUPA CARANYA NAFAS!"


Foto diatas ini pas gue lupa nafas. Instrukturnya masih sabar ngasi instruksi gue buat santai aja.

Jadilah gue dengan panik berusaha menahan nafas sambil mencuri- curi nafas dari selang oksigen yang terpasang.Gue pikir dengan begitu masalah selesai.
TERNYATA.
Masalah barulah yang muncul.

Karena gue memenuhi paru- paru gue dengan udara, berusaha menghembuskannya sesedikit mungkin dan hanya mencuri sedikit udara dari selang oksigen gue.

GUE NGGAK BISA TENGGELEM.

Kebayang dong, diving nggak bisa tenggelam?! Kalau nggak tenggelam mah namanya snorkeling atau berenang kan?!


GUE MAKIN PANIK.

Gabungan atara lupa bernafas dan nggak bisa tenggelam. Instruktur gue yang baik hati akhirnya memberi isyarat gue buat naik.
Diatas dia langsung negor gue. "Kamu tahu kenapa kamu nggak bisa tenggelam, padahal pemberat sudah saya tambahin. Vest (gue lupa nama divingnya, yang jelas rompi yang kita pakai itu loh) juga sudah kita kempeskan maksimal." Gue menggeleng. Udah hopeless. Kepikiran kalau gue ternyata nggak bakalan bisa diving karena lemak di tubuh gue yang menumpuk ini.

"Karena kamu nahan nafas. Udah santai aja. Nafas aja kaya biasa. Bahkan kalau bisa lebih banyak membuang nafas dari pada menarik nafas"

HADEHHH!


Ternyata eh ternyata, itulah yang membuat saya nggak bisa diving selama latihan pertama.
Pas gue udah lumayan menikmati diving, waktu latihannya udah abis.

Tapi gue nggak akan patah semangat. Gue akan coba diving lagi, lagi, dan lagi, suatu saat nanti.


Beruntung banget, saya sempat membeli, dan sekarang jadi penjual CAMERA UNDERWATER.
Jadi bisa meng 'captured moment underwater'.
Dulu si belinya 150 ribu tapi pas MENJUAL CAMERA UNDERWATER MURAH, cuma dijual dengan harga Rp 80.000 (kalau mau beli, email gue aja boleh) *kenapa jadi jualan yah?.
Pas banget buat foto- foto waktu main air dan berenang.

marytyasta@gmail.com

Saturday, 5 November 2011

Kampung Inggris - Pare (part 2)

Di Kampung Inggris ada banyak sekali asrama (atau yang disebut camp) dan kost (atau yang dsebut boarding house). Sebenarnya sempat kepikiran si buat stay aja di camp yang diharuskan ngomong bahasa Inggris dari pagi sampe pagi lagi dan nggak ada bahasa Indonesia sama sekali. Tapi gue yang sangat amat sulit bangun pagi jelas- jelas akan menolak mati- matian harus bangun jam 5 (atau pas sholat subuh) menginggat gue nggak sholat dan gue adalah orang malam yang nggak bisa bangun pagi. Akhirnya gue memilih mencari boarding house atau kost yang notabene akan lebih flexybel jamnya (walaupun di Pare tetap ada jam malam yang melarang anak kostnya berkeliaran di tengah malam). Mengingat gue biasa dengan rumah yang bersih, yang nyaman, dan gue tinggali sendiri, gue sangat amat selektif mencari boarding house. Gue jelas nggak betah harus tinggal satu kamar dengan lima sampai delapan orang (untuk itu saya mau bayar lebih mahal). Akhirnya sampailah saya di beberapa kost yang memang terlihat bersih dan nyaman. Mr. Dave (yang gue ceritain sebelumnya) menyarankan gue dan Arum yang notabene dari Jakarta untuk tinggal di "Bali House" (a.k.a "Hacienda") yang lebih nyaman dan bagus. Akhirnya berbekal saran itu gue ke bali house. Di bali house gue tinggal berdua sama Arum, walaupun sebenarnya satu kamar diperuntukkan untuk empat orang. Kamarnya menurut kami sangat nyaman, karena terdapat kamar mandi di dalam kamar, padahal rata- rata kamar mandi di Kampung Inggris- Pare berada di luar kamar. Dan bukan hanya kamar mandi dalam, kamar itu memang nggak ada lemarinya tapi ada rak- rak buat naro baju dan sekaligus gantungan buat baju yang di hanger (simple but usefull). Di kamar, ada beberapa lukisan (karena bapak yang punya kost suka melukis) dan bayangkan,, DITENGAH KAMAR ADA KOLAM IKAN BESERTA IKANNYA!! Tanpa babibubebo lagi, gue sama arum langsung membayar bapak dan pindah ke kamar itu. Bagi yang mau ke Kampung Inggris, gue sangat merekomendasikan buat tinggal disitu, karena selama gue dipare enurut gue emang nggak ada tempat yang seenak itu kost-an!! Ini penampakan di depan kasur saya:
Galon, buat memenuhi hasrat dehidrasi gue dan arum (karena gue nggak stay lama, jadi gue emang nggak beli pompa atau dispenser). Terus ada rak yang bisa ditaro segala macem keperluan, seperti buku, tas kaca, dll. Dan di kanannya langsung kolam ikan! Lebih seru lagi ditempat ini adalah, bapak si empunya kost juga punya cafe kecil- kecilan yang menyediakan minuman, makanan kecil, hingga makanan berat. Jadi kalau kita kelaparan, bisa langsung deh pesan. Keuntungan lain bagi yang jomblo atau senang nongkrong, di cafe pasti banyak pengunjung dan cowonya kan? yah kalau ada yang mau lihat- lihat, bisalah (kalo gue udah ada yang punya si) hehehe... Di bali house ini juga ada karaoke, ala mereka tentunya. dan tempat buat nonton film gitu, yah sekedar dvd player dan tv plasma si, tapi lumayan! Ini nih penampakannya pas malem:

Friday, 10 December 2010

selamat ulang tahun

SELAMAT ULANG TAHUN, PERTAMINA

berhubung saya magang di Pertamina, hari ini pas ultah pertamina saya mencoba mengabadikannya dengan jarak yang jauh *mengingat orang2 pentingnya ada di depan


ada hiburan paduan suara UNPAD, kapan yah ULTIMA Sonora bisa???


dari jarak begini jauh... udah kaya nonton bioskop


test drive mobil balap rifat. hahaha.. boong ding, yang test si Rifatnya, saya si nontonin doang...

regenerasi FIKOM UMN

seperti halnya kupu- kupu, ulat itu harus berubah menjadi kepompong, bari kemudian bertumbuh dan terbang.

begitu juga FIKOM UMN yang nantinya gue harapin terbang, bahkan bukan hanya setinggi kupu- kupu mampu, namun bagaikan elang.

annual event FIKOM yang tahun lalu gue secara pribadi nge- panitiain itu adalah FIKOM NIGHT.



panitia FIKOM night 2009



panitia fikom night 2010
*fotonya saya nyolong dari blognya si Jawir*

Hanya bisa berharap,, FIKOM kampus ini nantinya akan terus terbang tinggi- tinggi dan tingggiiii....