Showing posts with label presepsi. Show all posts
Showing posts with label presepsi. Show all posts

Thursday, 17 May 2012

Great Memories

Carnaval Night Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara,

Ini adalah acara Fikom terakhir yang gue datangin sebagai Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara.
Mungkin, lain kali bisa datang lagi tapi sudah selaku Alumni.

Sebenarnya kami aga "salah kostum" karena ternyata yang lain yang datang memakai baju ala mau clubbing, sedangkan kami datang memakai baju ala mau sirkus.. hehehehe..

Walaupun salah kostum, datang bersama sahabat adalah sebuah kenangan yang indah. Dengan salah kostum kita bisa tertawa hingga puas, mengomentari kostum- kostum, ajaib lainnya.

Yes, we have great memories that night. And i wanna make another great memories with them. 
















Saturday, 5 November 2011

Kampung Inggris - Pare (part 3)

Kursus di Elfast. Hari pertama kursus di Elfast, gue sama arum ngakak. Karena kelas yang gue ambil itu kelas Elementary, yang notabene bener- bener belajar dari step yang paling rendah. Karena itu, gue langsung balik ke mbak- mbak receptionsnya buat minta pindah kelas ke Grammar Speaking (level 3, yang belajar speaking sekaligus grammarnya). Ternyata bisa. Sekalian, gue sama Arum, tertantang buat ambil Profesional Communication, yang notabener diperuntukkan buat orang kerja. Di grammar speaking, seperti halnya belajar berbicara sesuai dengan struktur yang ada,, awalnya kami belajar sturktur bahasa,, kemudian mengaplikasikannya buat berbicara. In the end of course, ada berbagai test, seperti berbicara, pelafalan, menulis, presentasi, dan lainnya. Nah, yang lain berjalan dengan biasalah yaaa..Yang paling penting adalah pembelajaran dimana kami sama- sama ke tempat karaoke dan satu satu didaulat nyanyi buat tahu bagaimana dia melafalkan dalam bahasa Inggris. Ps: gue lupa foto penampakan dikelasnya api yang ada cuma fto gue dan teman- teman2 pas lagi test karaoke. Here there are:::
Ini yang megang mic lagi test, sedangkan kita ikut- ikutan nyanyi (tapi bisik bisik). Setelah kelas, langsung bisa foto2.
Kelas yang Profesional Communications, menurut gue adalah kelas yang paling buat gue dan arum akhirnya harus menatap laptop pada subuh atau malam harinya buat ngerjain tugas yang nggak tanggung- tanggung. Akhirnya, gue dan arum akan telat datang ke kelas tiap hari. Untung yang ngajar bainya nggak ketulungan, jadi senyum aja walau kita datang telat. hehehehe... Udah dateng paling telat, langsung di daulat "silahkan presentasikan tugas anda" tiap hari.. hahahaha... Entah salah ambil kelas, entah memang seharusnya begitulah belajar (karena gue sama arum kerjaanya ngakan dan sante terus disemua kelas).

Tuesday, 28 April 2009

presepsi orang Indonesia


Sebagai orang Indonesia yang memang diajarkan cara- cara untuk bebudaya Indonesia,, secara tidak langsung, aku hampir selalu "judge book by the over".
Aku sangat sadar, kalau itu sebnarnya nggak baik, dan harusnya dihilangkan dalam diri manusia.. Tapi susah ya kayana, sebagai orang Indonesia yang harus belajar menghilangkan sifat- sifat nggak baik dalam hidup itu..

Cerita ini mencerminkan sifat orang Indonesia (termasuk gueh!) dalam judje the book by cover...
Foto yang terpampang jelas itu adalah foto abangku, Tumpal Sigalingging. Ceritanya, tadi pagi aku aku nganterin tuh abang ke bank HSBC di kelapa gading.
Liat deh tampang abangku ituh, benar- benar tampang orang yang nggak keurus. Mana ada coba yang percaya kalau dia mau masuk ke bank tempat bos- bos menyimpan uangnya.
Sebelum masuk tuh bank, gue udah bilang ke abang gue!!
Gue: "Bang, kok kita kaya nge-gembel gini ya???"
Abang: Hahahaha... Iya neh, pake celana pendek dan sandal padahal mau masuk ke premier.
Gue:*NGgak menyangka rupa- rupanya, di HSBC itu ada 2 tempat yang berbeda. Satunya HSBC Premier, yang satunya HSBC biasa. Nah, abangku ternyata punya tabungan di HSBC premier yang katanya tempatnya para bos- bos menabung*

Karena binggung,gue diem aja sampai berhenti di depan pintu masuk yang ada banyak satpam. Ada 3 satpam duduk- duduk dengan manisnya di depan pintu..
Satpam: Mau ngapai pak? (langsung berdiri setelah melihat abang gue mau ngebuka pintu)
Abang: Mau ambil ATM pak!
Satpam: *kebingungan.. saling lihat sama teman yang lainnya*
Satpam lain: Oh, bentar ya pak!
Abang: Iya..
Satpam: Ketemu sama receptionisnya dulu aja pak!
Abang: Langsung buka tuh pintu n masuk buat ketemu recptionisnya.

Receptionis: *dengan muka rada kaget*
Abang: Saya mau ambil ATM. Kemarin sudahdibuat di Bandung, dan sekarang mau mengambil di sini. Bisa kan mbak?
Receptionis: Oh, ya pak. Ada KTPnya?
Abang: Waduh, KTP saya hilang mbak. Pake SIM saja ya!
REceptionis: NGgak bisa pak. HArus KTP (padahal setelah diselidik- demi selidik. Apa sih bedanya KTP sama SIM??? Sama aja kale?? Itu sama- sama identitas diri!! Gimana sih Indonesia ini!!!)
Abang: Yah, pasport aja deh!
Recepttionis: Oh ya, nggak papa pak.. (dengan tampang still not sure!!)

Gue baru menyadari, abang gue memakai cela pendek, kaos dan sandal. Sedangkan semua orang yang datang kesana saat itu memakai kemeja keren, celana kain, sepatu kantor, balckberry, dan terkesan sibuk!!

Walah- walah!!! APa iya kalau dandananannya biasa aja,,nggak percaya kalau lagi banyak duit??? Tapi walaupun kamu nggak ada duit, yang penting gayamu bagus,,, mungkinkah kita bakal dikira kaya di Indonesia???