Showing posts with label sahabat. Show all posts
Showing posts with label sahabat. Show all posts

Thursday, 17 May 2012

Great Memories

Carnaval Night Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara,

Ini adalah acara Fikom terakhir yang gue datangin sebagai Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara.
Mungkin, lain kali bisa datang lagi tapi sudah selaku Alumni.

Sebenarnya kami aga "salah kostum" karena ternyata yang lain yang datang memakai baju ala mau clubbing, sedangkan kami datang memakai baju ala mau sirkus.. hehehehe..

Walaupun salah kostum, datang bersama sahabat adalah sebuah kenangan yang indah. Dengan salah kostum kita bisa tertawa hingga puas, mengomentari kostum- kostum, ajaib lainnya.

Yes, we have great memories that night. And i wanna make another great memories with them. 
















Saturday, 5 November 2011

Kampung Inggris - Pare (part 2)

Di Kampung Inggris ada banyak sekali asrama (atau yang disebut camp) dan kost (atau yang dsebut boarding house). Sebenarnya sempat kepikiran si buat stay aja di camp yang diharuskan ngomong bahasa Inggris dari pagi sampe pagi lagi dan nggak ada bahasa Indonesia sama sekali. Tapi gue yang sangat amat sulit bangun pagi jelas- jelas akan menolak mati- matian harus bangun jam 5 (atau pas sholat subuh) menginggat gue nggak sholat dan gue adalah orang malam yang nggak bisa bangun pagi. Akhirnya gue memilih mencari boarding house atau kost yang notabene akan lebih flexybel jamnya (walaupun di Pare tetap ada jam malam yang melarang anak kostnya berkeliaran di tengah malam). Mengingat gue biasa dengan rumah yang bersih, yang nyaman, dan gue tinggali sendiri, gue sangat amat selektif mencari boarding house. Gue jelas nggak betah harus tinggal satu kamar dengan lima sampai delapan orang (untuk itu saya mau bayar lebih mahal). Akhirnya sampailah saya di beberapa kost yang memang terlihat bersih dan nyaman. Mr. Dave (yang gue ceritain sebelumnya) menyarankan gue dan Arum yang notabene dari Jakarta untuk tinggal di "Bali House" (a.k.a "Hacienda") yang lebih nyaman dan bagus. Akhirnya berbekal saran itu gue ke bali house. Di bali house gue tinggal berdua sama Arum, walaupun sebenarnya satu kamar diperuntukkan untuk empat orang. Kamarnya menurut kami sangat nyaman, karena terdapat kamar mandi di dalam kamar, padahal rata- rata kamar mandi di Kampung Inggris- Pare berada di luar kamar. Dan bukan hanya kamar mandi dalam, kamar itu memang nggak ada lemarinya tapi ada rak- rak buat naro baju dan sekaligus gantungan buat baju yang di hanger (simple but usefull). Di kamar, ada beberapa lukisan (karena bapak yang punya kost suka melukis) dan bayangkan,, DITENGAH KAMAR ADA KOLAM IKAN BESERTA IKANNYA!! Tanpa babibubebo lagi, gue sama arum langsung membayar bapak dan pindah ke kamar itu. Bagi yang mau ke Kampung Inggris, gue sangat merekomendasikan buat tinggal disitu, karena selama gue dipare enurut gue emang nggak ada tempat yang seenak itu kost-an!! Ini penampakan di depan kasur saya:
Galon, buat memenuhi hasrat dehidrasi gue dan arum (karena gue nggak stay lama, jadi gue emang nggak beli pompa atau dispenser). Terus ada rak yang bisa ditaro segala macem keperluan, seperti buku, tas kaca, dll. Dan di kanannya langsung kolam ikan! Lebih seru lagi ditempat ini adalah, bapak si empunya kost juga punya cafe kecil- kecilan yang menyediakan minuman, makanan kecil, hingga makanan berat. Jadi kalau kita kelaparan, bisa langsung deh pesan. Keuntungan lain bagi yang jomblo atau senang nongkrong, di cafe pasti banyak pengunjung dan cowonya kan? yah kalau ada yang mau lihat- lihat, bisalah (kalo gue udah ada yang punya si) hehehe... Di bali house ini juga ada karaoke, ala mereka tentunya. dan tempat buat nonton film gitu, yah sekedar dvd player dan tv plasma si, tapi lumayan! Ini nih penampakannya pas malem:

Sunday, 18 September 2011

Sahabat



Kami bersama sejak masih sekolah dasar.

Saat belajar membaca, berhitung, dan bersosialisasi.

Berada di sekolah dasar yang sama. Di sekolah lanjutan yang sama. Dan sekolah menengah yang sama.

Beranjak dewasa, kami memilih melanjutkan hidup kami masing masing. Mengambol jurusan kuliah yang berbeda satu dengan yang lainnya. Saya memilih Komunikasi di Jakarta. Agasti Murni Surya Dewi memilih Hubungan International di Jember. Dan Krisista Atma memilih Akuntansi di Malang.

Tak terasa sudah 16 tahun lamanya. Kami berteman, mungkin lebih. Bersahabat.

Berharap kelak, saat kami benar- benar memiliki hidp kami masing masing, kami masih bisa bergelak tawa bersama.